Dengan semangat keimanan, Asosiasi Promosi Budaya Islam di Taiwan (Association Promotion of Islamic Culture in Taiwan - APICT) merayakan Idul Fitri di berbagai wilayah di Taiwan pada 10 April 2024. Meskipun beberapa daerah dihadang cuaca hujan sejak dini hari, kaum muslim tetap bersatu dalam antusiasme menyambut hari kemenangan. Di sisi lain, di beberapa wilayah kerja APICT seperti DPW Hsinchu, DPW Taoyuan, DPW Taichung, dan DPW Tainan, langit cerah hingga berawan menambah keseruan perayaan Idul Fitri

Sholat Idulfitri di Taipei dipimpin oleh Bapak H. Akbar Syaifulloh, diikuti dengan khotbah, kemudian dilanjutkan dengan momen halal bi halal untuk saling memaafkan, dan diakhiri dengan santapan opor daging yang disiapkan oleh panitia. Tampak beberapa peserta yang membawa Kakek/Nenek yang mereka rawat ketika datang sholat Idulfitri.

Kegiatan berakhir tepat pada pukul 09.00 karena sebagian peserta harus segera kembali ke tempat kerja setelah melaksanakan ibadah. Hal ini disebabkan karena Idulfitri bukanlah hari libur di Taiwan. Meskipun demikian, beberapa di antara mereka berhasil memperoleh ijin cuti agar dapat menikmati momen perayaan Idulfitri lebih lama. Di Tainan, misalnya, para jemaah bahkan telah hadir di sekretariat sejak malam sebelumnya. Mereka melakukannya agar bisa melantunkan takbir bersama-sama, serta untuk mempersiapkan diri secara optimal dan menjamin ketepatan waktu untuk melaksanakan sholat eid dengan khidmat.

Di Taichung, situasi keterbatasan waktu memberikan dampak yang berbeda pada partisipasi jamaah dalam sholat Idulfitri. Karena jadwal yang ketat di tempat kerja masing-masing, hanya jamaah pria yang bisa hadir dalam perayaan tersebut, sedangkan para jamaah wanita tidak memiliki kesempatan untuk mengikuti acara tersebut. Meskipun demikian, semangat untuk merayakan hari kemenangan tetap tinggi di antara mereka. Semua jamaah langsung melanjutkan ke tempat kerja pada pukul 07.30 setelah menyelesaikan sholat, menunjukkan komitmen mereka terhadap pekerjaan dan realitas sehari-hari. Meskipun terbatasnya partisipasi, keberadaan peseta yang hadir memberikan atmosfer kerukunan dan kekompakan dalam menyambut Idulfitri. Karena ini adalah momen penting bagi komunitas Muslim di seluruh dunia untuk merayakan kemenangan setelah menjalani bulan Ramadan dengan penuh kekhusyuan di tengah gempuran beban pekerjaan.

Pengalaman yang paling menarik adalah saat sholat dadakan di Taoyuan. Pada awalnya, semua peserta dari daerah ini merencanakan pergi ke Taipei untuk pelaksanaan sholat Idulfitri. Namun, karena keterbatasan waktu dan karena hari itu bukan hari libur umum di Taiwan, mereka mendapatkan izin untuk membuat tempat sholat Idulfitri di Taoyuan. Tempat tersebut memiliki pemandangan hamparan sawah yang hijau, yang menambah kekhusyukan ibadah sambil mengingat keagungan Allah SWT. suasana yang tentram dan sejuk menjadi tambahan nilai tersendiri.

Beberapa remaja tmpak hadir di antara peserta sholat Idulfitri. Mereka mengajukan ijin setengah hari dari sekolah demi merayakan Hari Kemengangan umat Islam. Yang menarik, para guru mereka dengan tulus mendukung acara ini, menunjukkan sikap toleransi dan apresiasi terhadap keragaman agama di Taiwan. Tindakan ini mencerminkan semangat inklusivitas yang tinggi di masyarakat Taiwan, di mana perbedaan keagamaan dihargai dan dirayakan.
Pelaksanaan Sholat Idulfitri yang diselenggarakan oleh APICT di Taiwan menjadi bukti nyata akan kerukunan, kekompakan dan kerjasama yang baik antar umat Muslim, menegaskan semangat keimanan yang terus hidup dalam perayaan tersebut di tengah kesibukan sehari-hari.
台灣開齋節慶祝活動:APICT 將社群融入在多變的天氣和繁忙的工作職責。
台灣伊斯蘭文化促進會本著信仰的精神,台灣伊斯蘭文化研究中心 (APICT) 民國113年4月10日,儘管部分地區從清晨開始就遭遇陰雨天氣,但穆斯林保持團結一致的熱情,迎接勝利的日子。 另一方面,在 APICT 團體分支其他如新竹、桃園、台中、台南,天空晴朗等到陰天,又增添了開齋節慶祝活動的熱鬧氣氛。
台北的開齋節祈禱由 H. Akbar Syaifulloh 先生主持,隨後進行佈道,然後是穆斯林團聚的時刻,最後以享受由主辦方準備的“傳統肉飯卷”結束。活動中甚至看到一些祈禱參與者在開齋節祈禱時帶著被照顧的祖父母。
活動於上午09:00結束,因為一些會眾必須返回工作崗位 。禮拜結束後,考慮到開齋節不是台灣的節日。 然而,有些人設法抽出時間來享受更多地開齋節時光,例如台南市,會眾在主辦方的家中過夜,進行準備和準備工作。
準時進行開齋節祈禱。
最吸引人的是在桃園的祈禱活動。 首先,該地區所有穆斯林計劃前往台北進行開齋節祈禱。 但由於時間有限,當天並非台灣公眾假期,他們獲得許可在桃園建立一個開齋節祈禱場所。這個地方可以看到綠色的稻田,更增添了莊嚴感,同時記住阿拉 SWT 的偉大。 和平涼爽的氣氛,讓這場活動變得更有價值。
出席的參與者中有幾位學生和青少年。他們決定請半天假來慶祝開齋節。
有趣的是,他們的老師也真誠地支持這項活動,展現對台灣宗教多樣性的包容和欣賞的態度。 這項行動反映了台灣社會高度的包容精神,尊重和慶祝宗教差異。 APICT 組織的開齋節祈禱的實施清楚地證明了穆斯林之間的和諧、凝聚力和良好合作,證實了在忙碌的日常生活中,繼續存在於這一慶祝活動中的精神。
Tags
- Log in to post comments